Author Topic: Bagaimana Nasib Pelaku Bisnis Di Era Revolusi 4.0?  (Read 47 times)

Offlinelarik

Moderator

Full Member

Indonesia mengusung "Revolusi Industry 4.0" sebagai trend baru belakangan ini. Mayoritas masyarakat sedang banyak membahas tentang revolusi industri 4.0 ini, seperti yang sering kita dengar "Bersiaplah untuk bertemu industri 4.0" atau "Kita tidak boleh dihancurkan oleh industri 4.0" atau "Kita harus dapat mengambil keuntungan dari fenomena Industri 4.0 ." Namun, lebih dulu kita harus mengetahui apa yang disebut dengan Revolusi Industry 4.0? Kenapa harus disebut 4.0? Lalu apakah itu versi 1.0 atau 3.0?

Revolusi industri berarti perubahan besar dan radikal dalam cara manusia menghasilkan barang. Perubahan besar ini telah dicatat tiga kali, dan sekarang kita mengalami revolusi industri keempat. Setiap perubahan besar selalu diikuti oleh perubahan besar di bidang ekonomi, politik, bahkan militer dan budaya. Tentu saja ada jutaan pekerjaan lama menghilang, dan jutaan pekerjaan baru sedang muncul.

Revolusi Industry 1.0 telah dimulai dengan revolusi penemuan mesin uap untuk menggantikan tenaga otot dalam produksi. Produksi barang telah meningkat hingga kedatangan Revolusi Industry 2.0 pada abad ke-20, di mana tenaga uap mulai digantikan oleh listrik. Namun, proses produksi di pabrik masih jauh dari proses produksi di pabrik modern dalam satu hal: transportasi. Pengangkutan produk di pabrik masih berat, sehingga barang-barang besar, seperti mobil, harus diproduksi dengan merakit di tempat yang sama.

Setelah revolusi industri kedua, manusia masih memiliki peran, peran itu sangat penting dalam produksi barang, seperti yang disebutkan sebelumnya, ini adalah era industri! Revolusi industri ketiga mengubahnya. Setelah revolusi ini, era industri perlahan-lahan berakhir, era informasi dimulai. Jika revolusi pertama dipicu oleh mesin uap, revolusi kedua dipicu oleh ban berjalan dan listrik, revolusi ketiga dipicu oleh mesin yang bergerak, yang berpikir secara otomatis: komputer dan robot.

Inilah saatnya Revolusi Industry 4.0 hadir. Saat ini kita berada dalam periode sejarah, saat revolusi industri keempat sedang dibahas, disiapkan, diperdebatkan dan dimulai. Melihat pola sejarah, akan ada perubahan besar di dunia ini. Jutaan pekerjaan lama yang semula didirikan, semula diandalkan oleh kakek nenek kita dan bahkan ayah kita, akan lenyap. Jutaan pekerjaan baru yang tidak kita pikirkan akan muncul.

Kemajuan industri 4.0 yang paling signifikan adalah internet. Semua komputer terhubung ke jaringan bersama. Bagian pertama dari revolusi industri keempat adalah: "Internet of Things" ketika komputer di pabrik terhubung ke internet, ketika setiap masalah pada jalur produksi dapat segera diketahui oleh pemilik pabrik, di mana pun pemiliknya berada!

Semua hal akan dikendalikan oleh internet. Jika pebisnis masih asing dengan internet, lalu bagaimana mereka akan bertahan dalam persaingan bisnis global ini? Satu yang paling penting saat ini adalah sadar akan "internet of things" yang ajaib, ini adalah ujung tombak strategi bisnis yang benar-benar perlu ditingkatkan.