Author Topic: Mengenal SEO dan SEM Untuk Optimalisasi Digital Marketing  (Read 8 times)

Offlinelarik

Moderator

Full Member

Dalam dunia digital marketing, SEO dan SEM sudah tidak asing lagi kita dengar. Namun seringkali diantara kita masih bingung membedakan antara SEO dan SEM. Nah disini kita akan membahas lebih lanjut apa itu SEO dan SEM, lalu manakah yang lebih diutamakan?

Apa itu Search Engine Marketing (SEM)?
Search Engine Marketing adalah upaya pemasaran situs melalui mesin pencari untuk menawarkan layanan dan produk situs melalui upaya berbayar atau melalui usaha organik (tidak berbayar)

Apa itu Search Engine Optimization (SEO)?
Sebenarnya secara esensial, Search Engine Optimization termasuk juga dalam bagian Search Engine Marketing. SEO di sini berperan untuk menaikkan peringkat sebuah website di halaman mesin pencari melalui pencarian organik; yaitu dengan memanfaatkan penggunaan kata kunci di dalam website Anda.

Ada dua komponen utama dari SEO:

1. On-page Optimization
On-page SEO (atau on-site SEO) adalah semua pengaturan yang Anda aplikasikan langsung pada situs atau blog Anda agar lebih ramah mesin pencari. Contoh penerapannya seperti penggunaan kata kunci pilihan ke dalam tag dan meta description, format URL yang baik, penggunaan yang tepat dari heading (H1, H2, dst), optimasi gambar, kecepatan loading situs, dan masih banyak lagi.

2. Off-page Optimization
Off-page SEO lebih mengarah kepada aktifitas promosi yang terjadi di luar website Anda yang bertujuan untuk mengangkat reputasi situs Anda di mesin pencari. Sederhananya, coba bayangkan ini seperti sistem ranking dimana website yang paling banyak divoting berada di posisi yang paling tinggi. Voting di dalam konteks ini adalah banyaknya jumlah link yang datang dari luar ke situs Anda; baik dari website lain, social bookmarking, social sharing, dan lainnya.

Saya akan menggunakan istilah SERP pada artikel ini. Untuk anda yang baru mendengar kata SERP, ini adalah kependekan dari Search Engine Result Page, yang artinya hasil pencarian mesin pencari (search engine) dari kata yang dimasukkan kedalam sistem

Apa Bedanya dengan Google Search Network (GSN)? Apa bedanya dengan Google Ads dengan Adwords ?
Google Adwords dan Google Ads, adalah hal yang sama. Sebelumnya Platform beriklan google ini dikenal dengan Google Adwords namun pertengahan 2018, Google melakukan rebrand menjadi Google Ads. Google Ads mempunya 2 Mode periklanan yaitu Google Search Network (GSN) dan Google Display Network (GDN) Pada artikel ini, agar mudah dibaca, saya menyebut Google Search Network (GSN) dengan istilah Google Ads.

Mana yang sebaiknya digunakan terlebih dahulu? SEO atau  GSN ?
Nah, sekarang Anda sudah tahu perbedaan antara GSN dan SEO. Secara lebih mendetail, disini akan dijelaskan satu persatu

Iklan Google Ads = Cepat, Organik SEO = Tahan Lama
Dengan menggunakan Google Ads, anda hanya butuh melakukan setting awal dari sebuah kampanye dan sistem akan tampilkan iklan anda dalam waktu kurang dari 30 menit. Sementara dengan strategi SEO, anda membutuhkan waktu lebih lama. Saat sebuah artikel atau halaman baru dipublikasikan dalam situs anda, mungkin dengan strategi tertentu anda bisa melihatnya dalam top 10 google dalam kurun waktu kurang dari 2 bulan, namun biasanya sebuah artikel atau halaman baru stabil dalam halaman top 10 google dalam waktu 2 bulan – 6 bulan, dan ini bisa lebih lama bila anda mentargetkan kata kunci yang memiliki banyak persaingan

Google Ads = Jangkauan Lebih Besar, SEO = Semua halaman adalah Landing Pages
Ribuan kata kunci bisa diincar dalam waktu bersamaan dengan Google Ads untuk halaman tertentu (landing pages), Namun di SEO, semua halaman situs anda ada dasarnya adalah tempat masuk (landing page) bagi situs anda, pada SEO semakin banyak halaman yang relevan dan berkualitas, semakin besar calon pelanggan yang bisa anda dapatkan.

Google Ads = Relatif Lebih Mudah Pelajari, SEO = Tidak Baku dan Penuh Asumsi
Khusus buat anda yang ingin melakukannya promosi Google sendiri. Mempelajari Google Ads, Google sediakan platform belajarnya di Academy for Ads bahkan Google mengadakan program sertifikasi, kondisi yang berbeda dengan SEO yang aturan bakunya tidak pernah dipublikasikan. Bahkan Google hanya menyediakan satu halaman panduan SEO dalam situsnya. Sampai hari ini, Google tidak pernah membuka secara gamblang bagaimana metode algoritma rangking dalam SERP bekerja, semua konsultan seo pada dasarnya mempraktekkan apa yang mereka anggap bekerja pada saat itu. Tantangan lain adalah Google selalu membuat update pada algoritma mereka untuk dapat mengindeks situs yang relevan lebih baik sekaligus ‘memerangi’ para konsultan seo yang menggunakan metoda ‘nakal’ untuk mengeksploitasi algoritma sebelumnya. (metoda yang dikenal dengan nama BlackHat SEO). Anda perlu lebih teliti saat menggunakan jasa seo oleh pihak ketiga.

Iklan Google Ads itu untuk Promosi, Sementara Organik SEO itu Kepercayaan
Bisa kita simpulkan ini sama saja dengan Selling vs Branding. Ini merupakan dasar perbedaan yang penting. Dengan SEO, anda sulit untuk merubah-rubah deskripsi listing anda, sementara melalui PPC hal ini sangat mudah dilakukan. Oleh karena itu tujuan dasar anda melakukan SEO sebenarnya lebih berfokus pada branding jangka panjang, sementara dengan Google Ads fokus anda adalah selling jangka pendek atau meraih calon pelanggan baru dengan cepat (awareness).. Secara statistik, Konversi dari kunjungan Organik (SEO)

Murah atau Mahal Mana ?
Banyak orang yang memilih menggunakan SEO karena untuk masuk ke dalam top 10 adalah gratis sementara Adwords adalah metoda beriklan yang menggunakan biaya. Ini tidak seluruhnya benar, karena dengan SEO anda tetap menggunakan biaya seperti untuk jasa seo, jasa penulisan artikel, proxy, software dan lain sebagainya. Apabila anda mengerjakan seluruh kampanye SEO seorang diri, tetap ada ‘biaya’ yang harus anda ‘bayarkan’ yaitu waktu dan pembuatan artikel. Praktisi SEO harus melakukan optimasi situs dengan beberapa tehnik terentu (dan berlangganan tools tertentu juga) secara konsisten untuk beberapa waktu hingga situs anda mulai ‘merangkak’ menuju top 10.

Bagaimana Google Ads dan SEO yang saling membantu.
Google Anda bisa membantu anda melakukan test performa situs anda, test performa ini baik di awal peluncuruan situs diaman anda perlu data untuk melihat bagaimana performa situs. Dan Google Ads bisa membantu anda untuk itu tanpa harus menunggu berbulan-bulan pengunjung masuk melalui Organik

Google Ads juga bisa membantu anda untuk menemukan kata kunci yang relevan dalam situs anda melalui kampanye “Dynamic Search Ads” , dimana mesin Google mencoba mencari kata yang relevan pada pencarian mesin pencari yang sesuai dengan situs anda

SEO pun bisa membantu kata kunci yang bisa anda promosikan, salah satu bentuk laporan di Google Ads

Ini semuanya tentang probabilita di SERP…
Bila anda mengharapkan jawaban singkat dari saya mana yang bisnis perlu pilih,  cenderung saya akan jawab “cobalah keduanya” karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan namun tujuannya sama yaitu “mengakuisisi” (baca: memenuhi) layar calon pelanggan anda pada halaman pencarian Google, idenya simpel semakin penuh layar mereka dengan informasi tentang bisnis anda, semakin besar mereka mengenal anda.

Jika pada halaman hasil pencarian biasa (tanpa iklan google), biasanya Google akan menampilkan 10 hasil indeks teratas saja (ini yang sering orang sebut Google Top 10)

Dalam keadaan tersebut jika anda hanya menggunakan SEO saja, potensi rasio anda mendapatkan kunjungan adalah 1/10 (10%).

Namun melalui Google Ads (Adwords), anda berkesempatan menambah rasio tersebut. Apabila pada sebuah kata kunci yang anda tentukan tidak memiliki persaingan, maka rasio anda adalah 2/11 (18%), bahkan jika seluruh fitur Google Ads anda gunakan seperti Site Link dan sebagainya.. rasio ini bisa jauh lebih besar. Bayangkan jika ini adalah layar smartphone yang jauh lebih kecil, Informasi tentang anda bahkan bisa jauh terlihat lebih panjang..

Lalu bagaimana jika keterbatasan budget menyebabkan anda harus memilih salah satu?

Gunakan SEO bila:

Orientasi anda tidak untuk penjualan (sales) dalam jangka dekat
Anda memilih untuk tidak bergantung pada biaya bulanan sepanjang waktu
Pasar anda bukan sesuatu yang mudah dalam melakukan transaksi secara online, contoh: Forex
Produk anda tidak bisa atau sulit untuk dipromosikan melalui PPC seperti suplemen makanan, politik , mlm, dan lain sebagainya

Gunakan PPC bila:

Anda ingin mendapatkan respon pelanggan secara cepat
Perusahaan sedang berfokus pada penjualan
Produk baru sedang diluncurkan dan anda ingin mengadakan test pasar
Pesaing utama anda menggunakan PPC. Ya ! karena dalam hal kecepatan hasil, PPC adalah juaranya, pasar online merupakan arena ‘bertarung’ yang sangat sengit dimana target market anda ‘dibombardir’ oleh banyak sekali pesan pemasaran. Jika kompetitor anda telah melakukan pemasaran PPC, tentunya anda harus cepat merespon karena anda dan kompetitor sedang melihat pasar yang sama.

Jadi bagaimana? Manakah yang akan Anda utamakan?